Free the Word

Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan free the word dalam konteks berbahasa? Pertanyaan tersebut muncul karena kerap dijadikan alibi oleh para pengguna media sosial terhadap “keganjilan” berbahasa yang mereka lakoni. Seolah-olah free the word diartikan secara harfiah sebagai bentuk kebebasan individu dalam menggunakan bahasa. Penyingkatan kata, contohnya. Di salah satu media sosial, saya jumpai tulisan: ya…

Eksplorasi Teater dalam Berliterasi

Menurut saya, kegiatan literasi yang pantas diprioritaskan adalah kegiatan yang menjadikan masyarakat Indonesia peka dan mampu menganalisa lingkungan sekitar, mampu melahirkan individu-individu yang sarat karya atas informasi yang diterimanya, yang tak putus mengungkapkan gagasan-gagasan guna menumbuhkan budaya kompetisi dan iklim intelektualitas di Indonesia. Bukan semata memproduksi masyarakat yang gandrung membaca kemudian semata “pengikut” dengan keterbatasan…

Hidup Itu Perkara Resiko, Bukan Jaminan

  Hidup hanya membuat kesimpulan setelah itu,selamat tinggal!” Seringkali, kita merasa terkotak-kotak oleh masa lalu, sehingga cemas dan takut untuk menghadapi esok. Pengalaman disakiti, pengalaman ditinggalkan, pengalaman diabaikan,pengelaman ditindas dan diintimidasi, pengalaman disiksa entah itu fisik atau psikologis, pelecahan seksual, pemerkosaan, ditipu, dianiaya, apa pun itu,tidak jarang membuat kita gamang untuk menentukan apa yang akan…